Imam Abu Dawud: Sang Muhaddis Afghanistan

Sabtu, 2 Februari 2019 tokoh 158 klik

Sunan Abu Dawud adalah salah satu kitab yang mempelopori gaya penulisan kitab model Sunan, yaitu yang disusun sesuai dengan bab-bab fiqih dan mayoritas pembahasannya adalah pembahasan fiqih. Disusun oleh muhaddis senior, Imam Abu Dawud, kitab ini masuk dalam jajaran Kutubus Sittah. Siapakah beliau?

Nama lengkapnya adalah Sulaiman bin al-Asy’as bin Ishak bin Basyir bin Syidad bin Amar al-Azdi as-Sijistani. Beliau dilahirkan tahun 202 hijriyah di daerah Sijistan, yang kini berada di wilayah Afghanistan dan menjadi kota terbesar kedua di negara tersebut.

Sebagaimana layaknya calon ulama lainnya, Imam Abu Dawud sudah menampakkan minat dan ketekunannya mempelajari ilmu-ilmu keislaman sejak kecil. Di usia remaja, beliau mengembara dan merantau ke beberapa wilayah untuk mencari guru. Di antaranya: Hijaz, Syam, Mesir, Irak, Jazirah, Sagar, Khurasan dan negeri lainnya.

Dari hasil pengembaraannya ke berbagai negeri, tentu saja jumlah guru Imam Abu Dawud sangat banyak. Di antara gurunya yang paling terkemuka adalah: Imam Ahmad bin Hanbal, al-Qan’abi, Abu Amar al-Dlarir, Abu Daud bin Ibrahim, Abdullah bin Raja’, Abdul Walid al-Thayalisi dan lain-lain. Sebagian gurunya ada yang menjadi guru Bukhari dan Abu Daud, seperti Ahmad bin Hanbal, Usman bin Abu Syaibah dan Qutaibah bin Sa’id.

Selain banyak guru, Imam Abu Dawud juga memiliki banyak murid dan mencetak banyak calon ulama di masa depan. Beberapa orang muridnya yang terkenal seperti: Abu Isa al-Tirmizi, Abu Abdur Rahman al-Nasa’i, putranya sendiri Abu Bakar bin Abu Dawud, Abu ‘Awana, Abu Sa’id aI-Arabi, Abu Ali al-Lu’lu’i, Abu Bakar bin Dassah, Abu Salim Muhammad bin Sa’id al-Jaldawi dan lain-lain.Imam Abu Dawud adalah salah seorang ulama yang zuhud, wara’ dan berahlak mulia. Selain itu, kekuatan hafalan serta pemahamannya yang mendalam, bukan hanya terkait ilmu periwayatan, namun juga isi dari hadis yang dihafalkannya diakui oleh para ulama di zamannya. Imam Abu Dawud adalah gambaran seorang muhaddis sekaligus seorang faqih.

Banyak sekali karya yang sudah lahir dari tangan Imam Abu Dawud. Namun yang paling terkenal adalah Kitab Sunan Abu Dawud. Sebuah kitab hadis yang disepakati oleh para ulama sebagai kitab sahih nomer tiga setelah al-Qur’an di bawah Sahih al-Bukhari dan Sahih Muslim. Kitab hadis yang menggunakan susunan bab-bab fiqih ini berisikan sekitar 4800 hadis. Jumlah tersebut adalah hasil seleksi dari ratusan ribu hadis yang dihafal dan berhasil dikumpulkan Imam Abu Dawud selama pengembaraannya ke berbagai negeri.

Imam Abu Dawud wafat di Basrah pada tanggal 16 Syawal 275 H.