Tiga Cara Ini Bisa Memperkuat Hafalan Kamu!

Rabu, 27 Februari 2019 nasihat 649 klik
Faza Grafis:Faza

Banyak para pelajar yang mengeluhkan akan sulitnya menghafal, terutama para santri yang sedang menjalani proses menghafal al-Qur`an. Kesulitan menghafal tentunya kembali lagi kepada masing-masing individu, karena tidak semua orang memiliki tingkat kecerdasan menghafal yang sama.

Terlepas dari tingkatan hafalan tiap orang, ada beberapa waktu yang cocok dan direkomendasikan untuk menghafal. Sebagaimana dikutip dari Mukaddimah kitab Majmû’ Syarh Muhadzzab, Imam al-Khatib al-Baghdadi menyebutkan lima waktu yang baik untuk menghafal, yaitu:

  1. Waktu sahur
  2. Pagi hari
  3. Siang hari
  4. Malam hari
  5. Waktu lapar

Terlihat sekilas waktu-waktu yang direkomendasikan oleh Imam al-Khatib al-Bahgdadi memang semua waktu dalam 24 jam. Semuanya kembali kepada luangnya waktu kita.

Waktu sahur dan pagi hari menjadi waktu yang tepat untuk menghafal karena saat itu pikiran dan otak kita masih fresh dan belum banyak beban pikiran, sehingga hafalan mudah masuk ke otak kita.

Siang hari, sekitar jam 02:00 WIB hingga menjelang waktu ashar juga menjadi waktu yang baik untuk menghafal, asalkan tempat dan kondisi ketika menghafal hening dan tidak gaduh sehingga dapat membuat otak kita fokus menyimpan hafalan, begitupun dengan waktu malam.

Adapun ketika lapar, waktu tersebut menjadi waktu yang sangat baik untuk menghafal. Ketika perut kenyang, maka tubuh akan meresponnya dengan rasa kantuk dan ingin bersantai-santai, oleh karena itu waktu lapar sangat cocok untuk menyerap hafalan ke dalam otak. Berapa banyak kita perhatikan banyak santri yang menjalani puasa sunnah setiap harinya untuk mempermudah hafalan al-Qur`an mereka.

Disebutkan dalam kitab Syarh Nahâihul ‘Ibâd ‘ala al-Munabbihât ‘ala al-Isti’dâd Liyaum il-Ma’âd karya Syaikh Nawawi al-Bantani:

عَنْ عَلِيٍّ كَرَّمَ اللهُ وَجْهَهُ أَنَّهُ قَالَ ثَلَاثٌ يَزِدْنَ فِي الْحِفْظِ وَيُذْهِبْنَ الْبَلْغَمَ: السِّوَاكُ وَالصَّوْمُ وَقِرَاءَةُ الْقُرْآنِ.

Dari Ali KarramalLahu wajhah, bahwasannya beliau berkata: Ada tiga perkara yang dapat menambah kekuatan hafalan dan menghilangkan dahak, yaitu

  1. Bersiwak,
  2. Berpuasa dan
  3. Membaca al-Qur`an.

Demikianlah penjelasan mengenai waktu dan cara menguatkan hafalan, semoga dapat bermanfaat bagi orang-orang yang sedang menjalani proses menghafal, entah menghafal kitab, Al-Qur`an maupun lainnya. (Amin Nurhakim)