Mengenal Sikap Zuhud

Rabu, 19 Desember 2018 nasihat 239 klik
Ida Mahmudah Teks:Ida Mahmudah
Faza Grafis:Faza

Dalam KBBI, zuhud berarti perihal meninggalkan keduniawian. Zuhud disamakan dengan pertapaan. Dalam bahasa jawa kuno, zuhud biasa dimaknai sebagai topo dunyo. Umat Islam Indonesia mengenal istilah ini untuk menggambarkan pola hidup sederhana, tidak tamak dan rakus terhadap harta kekayaan, pangkat-jabatan, dan segala yang dinilai bagian dari dunia.

Zuhud juga mengajarkan agar kita lebih mementingkan akhirat daripada urusan duniawi. Bukan berarti umat Islam tidak boleh bersungguh-sungguh dalam mengatur urusan dunianya. Umat Islam boleh saja sibuk mengelola kekayaan dan jabatannya, tetapi harus disertai kesadaran bahwa semua itu hanya titipan yang tidak boleh membuat mereka lalai dari kewajiban-kewajibannya. Zuhud merupakan gaya hidup yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. beliau bersabda,

“Zuhud di dalam dunia itu bukanlah dengan cara mengharamkan yang halal dan bukan pula dengan menyia-nyiakan. Akan tetapi, sesungguhnya zuhud dalam urusan dunia adalah, bahwa kamu tidak menggantungkan diri kepada sesuatu yang ada pada dirimu tetapi lebih percaya pada sesuatu yang ada di tangan Allah dan lebih senang mengambil kesempatan memperoleh pahala dengan menjauhkan diri dari maksiat.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Menurut Sufyan Al-Tsauri, zuhud adalah memperkecil harapan dalam masalah duniawi. Zuhud tidak mesti ditampakkan dengan memakan makanan kasar dan baju compang-camping.”

Sebagian ulama ahli hikmah mengatakan, bahwa zuhud itu mengandung 5 hal:

  1. Penuh keyakinan kepada Allah
  2. Berbuat baik kepada sesama makhluk
  3. Ikhlas dalam beramal
  4. Sabar atas penganiayaan orang lain
  5. Qana’ah

Hubugan zuhud dengan ikhlas menurut Yahya bin Mu’adz adalah sebagai berikut:

“Seorang mukmin tidak akan mencapai tingkat zuhud yang sebenarnya, hingga ia memiliki 3 faktor, yaitu: beramal semata-mata karena Allah tidak karena ikatan-ikatan yang lain, berkata tanpa ada kecenderugan  tamak, merasa mulia atau bahagia tanpa memiliki pangkat.”

Demikian sedikit penjelan tentang zuhud. Sebuah gaya hidup yang diajarkan dalam Islam dan dikenal masyarakat Muslim di nusantara. Semoga bermanfaat. (Idah Mahmudah)