6 Kunci Sukses Berbisnis ala Imam az-Zarnuji


Mungkin ada sebagian di antara kita yang sedang membangun usaha dan bisnisnya. Selain beroda dan memohon keberhasilan dari Allah SWT, trik dan kunci dalam berbisnis juga harus dimiliki. Nah kali ini, saya akan menjelaskan 6 kunci sukses berbisnis yang diilhami dari sebuah bait syi’ir dalam kitab Ta’limul Muta’allim karya Imam az-Zarnuji. Berikut bunyi syi’irnya:

ذكاء وحرص واصطبار وبلغة ... وإرشاد أستاذ وطول زمان

Dalam syi’ir di atas, ada enam kunci utama yang harus diperhatikan mereka yang hendak membuka usaha atau memulai bisnisnya:

1. Cerdas dalam menyusun strategi bisnis

Sebuah bisnis yang sukses bisa dipastikan berangkat dari sebuah perencanaan yang matang. Perencanaan ini dimulai misalnya dengan melakukan riset tentang produk apa yang akan disediakan atau dijual. Perencanaan bisnis juga disusun berdasarkan problem banyak orang. Karena banyak orang membutuhkan A, maka usaha menyediakan atau memproduksi A berikut pernak-perniknya dijamin akan menarik banyak pelanggan.

2. Usaha yang tak kenal lelah

Seseorang juga harus memiliki jiwa petarung yang tidak kenal lelah. Bisnis yang mapan juga bisa dipastikan memiliki seorang pemimpin yang pada mulanya memulai dengan usaha dan kerja keras. Ini sudah hukum alam.

3. Sabar menghadapi penolakan, kerugian dan tantangan lain

Rugi, gagal, bangkrut dan persaingan adalah beberapa hal yang lumrah terjadi ketika kita mulai berbisnis dan menggarap sebuah usaha. Sabar ketika diterpa hal-hal yang tidak menyenangkan itu mengajarkan seseorang untuk tetap tangguh, sekaligus memaksanya berpikir kreatif. Mengapa saya rugi? Bagaimana produk saya bisa memiliki kekhasan dibanding pesaing lain? Hal apa yang harus dikembangkan dan diperbaharui?

4. Harus punya modal

Modal, kalau kita analogikan sebuah bangunan, adalah pondasinya. Sebuah bisnis dan usaha tentunya harus dimulai dari modal. Dengan modal ini seseorang bertaruh pada sebuah usaha, apakah kelak ia akan untung, atau justru mendatangkan kerugian. Kalau rugi, harus bangkit lagi!

5. Konsultasi dan minta petunjuk kepada yang pakarJangan malu bertanya kepada orang yang sudah pengalaman dan memiliki jam kerja pada bidang yang cocok dengan usaha yang akan kita bangun. Intensitas diskusi dan berbagai macam masukan pastinya akan membantu kita menentukan arah bisnis berikut perumusan rencana-rencananya.

6. Tidak bisa instan! Harus melalui proses panjang

Ya, butuh waktu memang untuk menikmati bisnis yang sudah mapan dan berjalan dengan teratur. Ada banyak tantangan yang harus dihadapi. Ada banyak waktu yang harus digunakan untuk berpikir, berdiskusi dan mencoba. (Hilmy Firdausy)