Tiga Adab Bersin dalam Islam

Jumat, 25 Januari 2019 konsultasi | 248 klik
Juriyanto Teks:Juriyanto
Vanny Rosa Grafis:Vanny Rosa

Salam, admin Harakah yang budiman. Mohon jelaskan tentang adab-adab bersin dalam Islam beserta dalilnya. Terima kasih.

Bersin biasanya terjadi akibat kotoran debu kecil, polusi, hingga bakteri dan virus yang masuk melalui hidung, dan bisa juga karena flu. Salah satu fungsi bersin adalah untuk mengeluarkan dan membersihkan kotoran tersebut dari tubuh kita.

Dalam Islam, ada adab-adab tertentu yang perlu diperhatikan saat kita bersin. Setidaknya, ada tiga adab yang perlu kita lakukan saat bersin, sebagaimana berikut;

Pertama, menutup mulut dan wajah dengan tangan atau kain. Salah satu tujuan menutup mulut dengan tangan saat bersin adalah agar kotoran yang keluar akibat bersin tidak menyebar dan  terkena pada orang lain. Selain itu, hal tersebut merupakan sunnah Nabi Saw. Abu Hurairah berkisah;

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا عَطَسَ غَطَّى وَجْهَهُ بِيَدِهِ أَوْ بِثَوْبِهِ وَغَضَّ بِهَا صَوْتَهُ

“Sesungguhnya Nabi Saw ketika bersin, beliau menutup wajahnya dengan tangan atau kainnya sambil merendahkan suaranya.” (HR. Al-Tirmidzi)

Kedua, merendahkan suara saat bersin. Kita dianjurkan untuk merendahkan suara saat bersin sehingga tidak mengganggu atau menyakiti orang lain. Nabi Saw bersabda;

إذا تجشأ أحدكم أو عطس فلا يرفعن بهما الصوت ، فإن الشيطان يحب أن يرفعه بهما الصوت

“Jika salah seorang di antara kalian bersendawa atau bersin, maka jangan mengeraskan suara dengan keduanya. Karena setan senang terhadap salah seorang dari kalian yang mengeraskan suara saat bersin dan bersendawa.” (HR. Al-Dailami).

Ketiga, membaca hamdalah dengan suara keras agar didengar oleh orang lain. Nabi Saw bersabda;

إِذَا عَطَسَ أَحَدُكُمْ فَلْيَقُلْ الْحَمْدُ لِلَّهِ وَلْيَقُلْ لَهُ أَخُوهُ أَوْ صَاحِبُهُ يَرْحَمُكَ اللَّهُ فَإِذَا قَالَ لَهُ يَرْحَمُكَ اللَّهُ فَلْيَقُلْ يَهْدِيكُمُ اللَّهُ وَيُصْلِحُ بَالَكُمْ

“Jika salah seorang dari kalian bersin, hendaknya dia mengucapkan, ‘Alhamdulillah’ dan saudaranya atau temannya (yang mendengar) hendaklah mengucapkan, ‘Yarhamukallah (Semoga Allah merahmatimu).’ Jika saudaranya berkata ‘Yarhamukallah,’ maka hendaknya dia berkata, ‘Yahdikumullah wa yushlihu balakum (Semoga Allah memberimu petunjuk dan memperbaiki hatimu).” (HR. Al-Bukhari).

Demikian adab-adab bersin dalam Islam dan sesuai tuntunan Nabi Saw. Semoga bermanfaat. (Jurianto)