Tata Cara Shalat Sunnah Wudhu

Senin, 12 November 2018 konsultasi | 28893 klik
Juriyanto Teks:Juriyanto
Faza Grafis:Faza

Salam, admin Harakah yang budiman. Saya ingin bertanya, bagaimana hukum shalat wudhu dan bagaimana tata cara pelaksanaannya? Terima kasih.

Shalat wudhu merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam.  Shalat ini dilaksanakan sesaat setelah kita melakukan wudhu dan sebelum air wudhu mengering dari anggota wudhu. Kesunnahan shalat wudhu ini berdasarkan sabda Nabi Saw. berikut;

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَتَوَضَّأُ فَيُحْسِنُ وُضُوءَهُ ثُمَّ يَقُومُ فَيُصَلِّى رَكْعَتَيْنِ مُقْبِلٌ عَلَيْهِمَا بِقَلْبِهِ وَوَجْهِهِ إِلاَّ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ

“Tidaklah seorang muslim berwudhu lalu menyempurnakan wudhunya, kemudian mendirikan shalat dua rakaat dengan menghadapkan hati dan wajahnya, kecuali surga wajib diberikan kepadanya.” (HR. Muslim).

Berdasarkan hadis ini, para ulama menganjurkan shalat wudhu. Shalat wudhu boleh dilakukan kapan saja, siang maupun malam, dengan syarat didahului wudhu terlebih dulu. Bahkan menurut ulama Syafi’iyah, shalat wudhu boleh dilakukan di waktu-waktu terlarang shalat. Hal ini karena shalat wudhu termasuk shalat yang mempunyai sebab, sedangkan larangan shalat pada waktu-waktu terlarang shalat hanya berlaku untuk shalat yang tidak mempunyai sebab tertentu.

Shalat wudhu berjumlah dua rakaat dan dianjurkan dilaksanakan sendirian, tanpa berjemaah. Adapun niat shalat wudhu sebagai berikut;

اُصَلِّيْ سُنَّةَ اْلوُضُوْءِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Usholli sunnatal wudhu rak’ataini lillahi ta’ala

Saya shalat sunnah wudhu dua rakaat karena Allah Ta’ala.

Pada rakaat pertama setelah membaca surah al-Fatihah, disunnahkan membaca ayat 64 dari surah al-Nisa’. Sedangkan pada rakaat kedua, disunnahkan membaca ayat 110 dari surah al-Nisa’.

Demikian penjelasan mengenai hukum dan tata cara shalat wudhu. Semoga kita dimudahkan oleh Allah untuk melakukan shalat wudhu setiap kita selesai wudhu. Amin.  (Jurianto).