Tak Sengaja Muntah, Batalkah Puasa?


Assalamualalikum Wr. Wb.

Saya sedang sakit saat puasa, lalu muntah-muntah. Yang menjadi pertanyaannya apakah puasa saya batal saat kita muntah secara tidak sengaja? Terima kasih. Wassalamualikum Wr. Wb.

Puasa mewajibkan seseorang untuk menahan diri dari melakukan hal-hal yang bisa membatalkan puasa. Puasa juga menuntut keadaan orang yang menjalankannya prima sehingga ia bisa melakukan prosesi ibadah satu ini dengan baik. Namun adakalanya seseorang melakukan puasa dan kondisi tubuhnya kurang sehat. Kondisi ini pun menjadi agak berat baginya dalam menjalani puasa yang ia lakukan dan bahkan tak jarang membuatnya muntah-muntah.

Baiknya kita tahu terlebih dahulu mengenai hal-hal yang bisa membatalkan puasa. Sebagaimana disebutkan dalam kitab Fath al-Qarib bahwa hal-hal yang bisa membatalkan puasa di antaranya yaitu masuknya benda ke lubang-lubang tubuh (seperti perut, telinga, mulut, qabul dan dubur), muntah secara sengaja, berhubungan suami istri secara sengaja, keluarnya mani, haid, nifas, gila dan murtad (keluar dari Islam).

Jika kita perhatikan maka muntah yang bisa membatalkan puasa adalah muntah yang dilakukan secara sengaja, seperti dengan memasukkan tangan ke mulut terlalu dalam sehingga membuat sesuatu yang ada di dalam perut keluar. Maka hal tersebut jika dilakukan akan membatalkan puasa dan baginya wajib meng-qadha puasa.

Sedangkan apabila muntah terjadi secara tidak sengaja, mungkin karena sakit atau mabuk perjalanan maka tidak batal puasanya dan ia tidak perlu mengganti puasanya. Hal ini juga didasarkan pada Hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a.

عن أبي هُرَيْرَةَ أَنّ النبيّ صلى الله عليه وسلم قال : مَنْ ذَرَعَهُ القَيْءُ فَلَيْسَ عليهِ قَضَاءٌ ومَنِ استْتَقَاءَ عَمْداً فَلْيَقْضِ.

Dari Abu Hurairah r.a. bahwasanya Nabi Saw bersabda, “Barangsiapa tidak sengaja muntah maka ia tidak wajib menggantinya. Dan barangsiapa muntah dengan sengaja maka ia wajib menggantinya”. (HR. Tirmidzi).

Wallahu a’lam. (Diah Ayu Agustina).