Status Kebaikan Non Muslim Sebelum Masuk Islam


Salam. Admin Harakah yang baik, saya ingin bertanya. Saya baru saja masuk Islam setahun yang lalu. Kata pak Ust, dalam pandangan Islam, orang-orang non Muslim yang berbuat kebaikan itu tidaklah bernilai pahala. Nah..sebelum masuk Islam, saya telah banyak berbuat kebaikan, semisal memberi bantuan kepada orang-orang miskin, anak yatim dan korban bencana. Pertanyaanya, setelah saya masuk Islam ini, apakah semua kebaikan saya tersebut akan dihitung kembali dan bernilai pahala?  

Terima kasih atas pertanyaannya. Terkait masalah di atas, Nabi SAW bersabda,

عَنْ حَكِيمِ بْنِ حِزَامٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَرَأَيْتَ أَشْيَاءَ كُنْتُ أَتَحَنَّثُ بِهَا فِي الجَاهِلِيَّةِ مِنْ صَدَقَةٍ أَوْ عَتَاقَةٍ، وَصِلَةِ رَحِمٍ، فَهَلْ فِيهَا مِنْ أَجْرٍ؟ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَسْلَمْتَ عَلَى مَا سَلَفَ مِنْ خَيْرٍ»

Dari Hakim bin Hizam bahwa ia bertanya kepada Nabi SAW. Wahai Rasulullah, bagaima menurutmu tentang amal yang pernah aku lakukan di masa jahiliah, seperti sedekah, membebaskan budak, dan menyambung tali silaturahim, apakah semua itu bernilai pahala? Nabi SAW menjawab: Engkau masuk Islam dengan membawa kebaikanmu yang dulu. (HR. Al-Bukhari).       

Ibnu Bathal dalam kitabnya Syarah Shahih al-Bukhari menjelaskan maksud hadis di atas sebagai berikut.

فى هذا الحديث تفضل الله على من أسلم من أهل الكتاب وأنه بعطى ثواب ما عمله فى الجاهلية من أعمال البر، وهو مثل قوله عليه السلام: (إذا أسلم الكافر فحسن إسلامه كتب الله كل حسنة كان زلفها) فهذا - والله أعلم - بركة الإسلام وفضله

Dalam hadis ini, Allah memberikan keutamaan kepada orang yang masuk Islam dari golongan Ahli Kitab dengan memberinya pahala atas kebaikan-kebaikan yang pernah  dilakukannya di masa Jahiliah. Hal ini juga sesuai dengan hadis Nabi yang lainnnya, yaitu: (Apabila seorang yang kafir masuk Islam dan berislam dengan baik, maka Allah akan mencatat semua amal kebaikan yang pernah ia lakukan (sebelum masuk Islam).

Pada kesempatan lainnya dalam kitab yang sama, Ibnu Bathal berkata:

قال بعض أهل العلم: معنى هذا الحديث: أن كل مشرك أسلم أنه يكتب له أجر كل خير عمله قبل إسلامه، ولا يكتب عليه بشىء من سيئاته، لأن الإسلام يهدم ما قبله من الشرك، وإنما كتب له الخير،

Sebagian ulama berkata: Maksud hadis di atas ialah bahwa setiap orang musyrik yang masuk Islam, akan dicatat semua pahala dari amal kebaikan yang pernah ia lakukan sebelum masuk Islam. Dan tidak dicatat semua keburukannya. Karena Islam telah menghapus segala bentuk kesyirikan sebelumnya dan mencatat semua kebaikannya.  

Badruddin al-Aini dalam kitab Umdatul Qari Syarah Shahih al-Bukhari juga menjelaskan maksud hadis di atas dengan mengutip riwayat lain, yaitu:

وَرُوِيَ أَن حَسَنَات الْكَافِر إِذا ختم لَهُ بِالْإِسْلَامِ مَقْبُولَة أَو تحسب لَهُ، فَإِن مَاتَ على كفره بَطل عمله

Dan diriwayatkan bahwa kebaikan-kebaikan orang kafir yang akhirnya memeluk Islam akan diterima dan dihitung (menjadi pahala ibadah) baginya. Namun, apabila mati dalam kekufuran, maka hanguslah semua amalnya.

Berdasarkan uraian di atas, dapat dipahami bahwa orang non Muslim yang kemudian masuk Islam, akan kembali dicatat dan dihitung semua pahala kebaikan yang pernah dilakukannya sebelum masuk Islam. Semoga bermanfaat. (Mujiburrahman)