Keutamaan Menziarahi Kuburan Orang Tua di Hari Jumat

Kamis, 25 Oktober 2018 konsultasi | 4594 klik
Juriyanto Teks:Juriyanto
Vanny Rosa Grafis:Vanny Rosa

Salam. Admin Harakah yang budiman. Saya ingin bertanya, kebiasaan di kampung saya setiap menjelang malam Jumat masyarakat banyak yang pergi ke kuburan untuk menziarahi makam orang tua. Apakah ada anjuran khusus menziarahi kuburan orang tua menjelang malam Jumat. Mohon penjelasannya. Terima kasih.

Melakukan ziarah ke kuburan orang yang telah meninggal, termasuk kuburan orang tua, sangat dianjurkan. Ia boleh dilakukan kapan saja, tanpa terikat dengan waktu dan hari tertentu. Kapan pun ziarah kubur dilakukan akan mendapatkan keutamaan. Namun khusus ziarah ke kuburan orang tua, sangat dianjurkan sekali dilakukan setiap menjelang malam Jumat atau di hari Jumat.

Karena itu, kebiasaan masyarakat tersebut sudah benar dan sesuai dengan anjuran Nabi Saw. Khusus ziarah ke kuburan orang tua,      Nabi Saw menganjurkan untuk dilakukan di setiap waktu menjelang malam Jumat atau hari Jumat. Nabi Saw bersabda;

مَنْ زَارَ قَبْرَ اَبَوَيْهِ اَوْ اَحَدَهُمَا فِيْ كُلِّ جُمْعَةٍ غُفِرَ لَهُ وَكُتِبَ بَرًّا

“Barangsiapa menziarahi kuburan kedua orang tuanya atau salah satunya setiap Jumat, maka dia diampuni dan dicatat sebagai anak yang berbakti.” (HR. Al-Thabrani).

Hadis ini berisi anjuran kepada seorang anak untuk senantiasa menziarahi kuburan kedua orang tuanya setiap Jumat. Jika hal itu dilakukan, dia akan diampuni dosanya sekaligus dicatat sebagai anak yang berbuat baik dan berbakti kepada orang tuanya.

Jika tidak memungkinkan menziarahi kuburan orang tua di hari Jumat karena sibuk atau ada halangan lainnya, maka dianjurkan menggantinya di hari yang paling dekat dengan hari Jumat, yaitu hari Kamis atau Sabtu. Menurut Imam Al-Baihaqi, nilai dan keutamaan ziarah di dua hari tersebut sama dengan ziarah di hari Jumat.