Inilah 15 Nabi yang Lahir dalam Keadaan Terkhitan

Minggu, 14 Juli 2019 konsultasi | 242 klik
Juriyanto Teks:Juriyanto
Faza Grafis:Faza

Salam, admin Harakah yang budiman. Saya ingin bertanya, benarkah Nabi Muhammad Saw dilahirkan dalam keadaan sudah terkhitan? Apakah semua nabi juga dilahirkan dalam keadaan terkhitan?

Terdapat perbedaan di kalangan para ulama terkait apakah Nabi SAW dilahirkan terkhitan atau tidak. Ibnu Al-Qayyim Al-Jauziyah (w. 751 H) dalam kitab Tuhfatul Maulud mengatakan bahwa ada tiga pendapat terkait waktu khitannya Nabi SAW. Pertama, lahir dalam keadaan terkhitan. Kedua, dikhitan oleh malaikat Jibril saat ia membelah dada Nabi SAW. Ketiga, dikhitan oleh kakeknya, Abdul Muthallib, saat Nabi SAW berumur tujuh hari.

Dari tiga pendapat ini, kebanyakan ulama mengatakan bahwa Nabi SAW dilahirkan dalam keadaan terkhitan. Salah satu dalil yang dijadikan dasar adalah hadis riwayat Imam Thabarani dari Anas bin Malik, dia berkata bahwa Nabi Saw bersabda;

مِنْ كَرَامَتِيْ عَلَى اللهِ أَنْ وُلِدْتُ مَخْتُوْنًا وَلَمْ يَرَ أَحَدٌ سَوْأَتِيْ

“Termasuk bagian kemuliaan dari Allah yang dianugerahkan kepadaku, aku dilahirkan dalam keadaan telah dikhitan, dan tidak seorang pun melihat auratku.”

Selain Nabi SAW, terdapat beberapa nabi yang dilahirkan dalam keadaan sudah dikhitan. Secara keseluruhan, ada 15 nabi yang dilahirkan dalam keadaan terkhitan, sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Sulaiman Al-Bujairimi dalam kitab Tuhfatul Habib ‘ala Syarhil Khatib berikut;

وولد من الأنبياء مختوناً خمسة عشر نبياً : آدم ، وشيث ، ونوح ، وهود ، وصالح ولوط ، وشعيب ويوسف وموسى وسليمان وزكريا ، ويحيى وعيسى وحنظلة بن صفوان نبي أصحاب الرس ونبينا محمد

“Lima belas orang nabi dari kalangan para nabi dilahirkan dalam keadaan terkhitan, yaitu Nabi Adam, Nabi Syits Nabi Nuh, Nabi Hud, Nabi Shaleh, Nabi Luth, Nabi Syu’aib, Nabi Yusuf, Nabi Musa, Nabi Sulaiman, Nabi Zakariya, Nabi Yahya, Nabi Isa, Nabi Handzalah, dan Nabi Muhammad Saw.”

Dari keterangan di atas dapat diketahui bahwa tidak semua para nabi dilahirkan dalam keadaan terkhitan. Hanya ada 15 orang saja dari kalangan nabi yang dilahirkan dalam keadaan terkhitan, sebagaimana telah disebutkan di atas. Selebihnya, dilahirkan seperti bayi pada umumnya.