Hukum Menelan Ludah Saat Puasa, Boleh, Tapi Ada Syaratnya


Assalamulaikum Wr. Wb. Tim Harakah Islamiyah yang terhormat, saya ingin bertanya. Di antara perkara yang membatalkan puasa adalah masuknya benda ke perut. Pertanyaannya, bagaimana dengan menelan ludah, apakah juga membatalkan puasa?

Menelan ludah tidak membatalkan puasa karena sangat sulit untuk menghindarinya, mengingat ia akan selalu diproduksi  secara otomatis dalam rongga mulut kita. Allah SWT berfirman,

هُوَ ٱجْتَبَىٰكُمْ وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِى ٱلدِّينِ مِنْ حَرَجٍ

“Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan.” (QS. Al-Hajj :78)

Ludah yang tertelan yang tidak membatalkan puasa adalah ludah yang memenuhi tiga syarat berikut:

  1. Ludah masih murni, tidak bercampur dengan yang lain.
  2. Ludah masih suci, tidak terkena najis seperti darah dari gusi.
  3. Ludah masih dari sumbernya. Lidah dan seluruh rongga mulut adalah tempat sumber ludah.

Dari penjelasan di atas, diketahui bahwa menelan ludah yang bercampur dengan sisa makan, ludah yang terkena najis, atau ludah yang sudah keluar dari mulut, tetap membatalkan puasa. (HM. Afif Al Mubarak)