Hadis Itu Harus Muttasil! Apa sih Maksudnya?


Assalamualaikum Harakah Islamiyah… Saya mau bertanya. Saya pernah dengar ada istilah muttashil dalam hadis, itu apa sih maksudnya?

Waalaikumsalam Bapak/Ibu, Mbak/Mas yang kami hormati.

Benar, sanad sebuah hadis memang harus bersambung sampai Nabi Muhammad SAW. Muttashil atau ketersambungan periwayatan ini penting, karena ia yang menjamin bahwa hadis ini memang diriwayatkan dari satu generasi ke generasi lainnya, bukan buatan atau karangan seseorang.

Seperti misalnya contoh hadis di bawah ini:

(حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى قَالَ أَخْبَرَنَا حَنْظَلَةُ بْنُ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ عِكْرِمَةَ بْنِ خَالِدٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ) بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ وَالْحَجِّ وَصَوْمِ رَمَضَانَ

Teks Arab yang dikurung di atas adalah rangkaian sanad hadis. Yaitu rangkaian periwayat atau pembawa hadis, dari Imam al-Bukhari sebagai orang membukukannya, sampai Nabi Muhammad SAW sebagai sumber hadis itu sendiri. Sanad hadis di atas termasuk sanad yang muttashil, karena antara satu perawi dengan perawi lainnya bertemu dan terbukti memang meriwayatkan hadis tersebut.

Banyak cara untuk menguji apa sebuah sanad hadis bersambung atau tidak. Misalnya: 1) meneliti tahun lahir dan tahun wafat perawi hadis. Jadi, kita harus meneliti perawi-perawi yang tertera dalam sanad hadis di atas. Maka tentu kita harus membuka kitab-kitab biografi dan sejarah. Dan kitab ini sudah sangat banyak kita temukan. 2) meneliti lokasi rihlah atau perantauan si perawi dalam mencari hadis. Kalau ada data satu kota yang sama, antara guru dan murid dalam sanad tersebut, maka kemungkinan besar mereka memang bertemu dan meriwayatkan hadis.

Itulah penjelasan singkat tentang istilah “musttashil” dalam Ilmu Hadis.