Empat Adab Menguap dalam Islam

Rabu, 16 Januari 2019 konsultasi | 213 klik
Juriyanto Teks:Juriyanto
Faza Grafis:Faza

Salam, admin Harakah yang budiman. Mohon penjelasannya terkait adab-adab menguap dalam Islam selain menutup mulut. Terima kasih.

Menguap kerap kali terjadi saat kita mengantuk atau kelelahan. Dalam Islam, menguap termasuk hal yang tidak disukai oleh Allah. Hal ini karena menguap berasal dari setan dan ia berpotensi masuk ke dalam tubuh kita pada saat kita menguap. Karena itu, kita perlu memperhatikan empat adab berikut saat kita menguap.

Pertama, menahan semampu kita untuk tidak menguap. Pada saat kita hendak menguap, maka sebisa mungkin untuk menahan menolaknya, terutama pada saat kita sedang shalat. Nabi Saw bersabda;

وَأَمَّا التَّثَاؤُبُ فَإِنَّمَا هُوَ مِنْ الشَّيْطَانِ فَلْيَرُدَّهُ مَا اسْتَطَاعَ

“Adapun menguap, maka ia berasal dari setan. Karena itu,  hendaklah seseorang menolaknya sesuai kemampuannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Kedua, tidak mengeraskan suara dan berkata haah. Pada saat kita menguap, maka sebisa mungkin kita berusaha untuk tidak bersuara dan tidak mengatakan haah. Ketika kita bersuara dan mengatakan haah pada saat menguap, maka setan akan senang sambil tertawa. Nabi Saw bersabda;

فَإِذَا قَالَ هَا ضَحِكَ مِنْهُ الشَّيْطَانُ

“Jika seseorang mengucapkan ‘haah’, maka setan akan menertawainya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Ketiga, meletakkan tangan ke mulut agar setan tidak masuk. Nabi Saw bersabda;

إِذَا تَثَاوَبَ أَحَدُكُمْ فَلْيُمْسِكْ بِيَدِهِ عَلَى فِيهِ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَدْخُلُ

“Jika salah seorang dari kalian menguap, maka hendaklah dia menahan mulutnya dengan tangannya karena sesungguhnya setan akan masuk.” (HR. Muslim).

Keempat, membaca ta’awuz. Sebagian ulama menganjurkan membaca ta’awuz setelah menguap. Hal ini karena menguap berasal dari setan dan cara kita berlindung dari setan adalah dengan membaca ta’awuz. Allah berfirman;

وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ ۚ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

“Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Qs. Al-A’raf:7).