Cara Meludah Setelah Mimpi Buruk, Apakah Harus di WC?

Rabu, 18 April 2018 konsultasi | 4041 klik
Juriyanto Teks:Juriyanto
Vanny Rosa Grafis:Vanny Rosa

Salam, admin harakah yang budiman, jika mimpi buruk kita meludah sebelah kiri 3 kali, itu meludahnya di bawah kasur atau di WC?

Nabi saw telah mengajari kita bagaimana cara menyikapi mimpi buruk. Di antaranya melalui hadis riwayat al-Imam Muslim dari Abu Qatadah, dia berkata;

سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ : الرُّؤْيَا مِنَ اللَّهِ ، وَالْحُلْمُ مِنَ الشَّيْطَانِ ، فَإِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ شَيْئًا يَكْرَهُهُ ، فَلْيَنْفُثْ عَنْ يَسَارِهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ وَلْيَتَعَوَّذْ بِاللَّهِ مِنْ شَرِّهَا ، فَإِنَّهَا لَنْ تَضُرَّهُ

Aku mendengar Rasulullah saw bersabda, "Mimpi yang baik datang dari Allah dan mimpi yang buruk datang dari setan. Apabila kamu bermimpi sesuatu yang kalian benci, meniuplah ke kiri tiga kali, kemudian berlindung kepada Allah dari bahaya kejahatannya, niscaya dia tidak akan membahayakan." (HR. Muslim)

Al-Imam al-Nawawi menjelaskan tentang arti kata فَلْيَنْفُثْ dalam hadis di atas. Kata beliau,  hadis yang membicarakan mimpi buruk kebanyakan menggunakan kata فَلْيَنْفُثْ. Sedangkan arti kata فَلْيَنْفُثْ sendiri adalah meniup tanpa keluar air ludah (nafkhun lathifun bi la riqin). Dengan demikian, maksud hadis tersebut bukan meludah sampek basah dengan air ludah tapi cukup dengan meniup ke sebelah kiri tiga kali.

Ketika kita mimpi buruk, maka hendaknya sesaat setelah bangun tidur langsung meniup ke sebelah kiri tiga kali tanpa harus membuka kasur atau pergi ke WC terlebih dahulu. Karena yang dianjurkan meniup tanpa keluar air ludah, bukan meludah sampek basah dengan air ludah. Karena tujuan meniup ke sebelah kiri adalah menghinakan setan, dan itu bisa terwujud hanya dengan meniup tanpa harus meludah. (Jurianto/M. Khoirul Huda)