Bolehkah Mencukur Bulu Alis?

Selasa, 6 November 2018 konsultasi | 330 klik
Mujiburrahman Teks:Mujiburrahman
Faza Grafis:Faza

Salam. Admin yang baik. Kaum wanita selalu identik dengan keindahan dan kecantikan. Salah satu cara yang dilakukan sebagian wanita untuk mempercantik dirinya ialah dengan mencukur bulu alis. Lalu, bagaimana sebenarnya pandangan Islam tentang hal ini?

Nabi SAW bersabda:   

لَعَنَ اللَّهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُسْتَوْشِمَاتِ وَالنَّامِصَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ وَالْمُتَفَلِّجَاتِ لِلْحُسْنِ الْمُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللَّهِ

Allah SWT melaknat tukang tato, orang yang meminta dibuatkan tato, tukang mencukur bulu alis, orang yang meminta dicukur bulu alis, dan orang yang merenggangkan gigi untuk kecantikan yang mengubah ciptaan Allah. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Al-Nawawi dalam kitab Syarah Shahih Muslim menegaskan tentang keharaman mencukur bulu alis, baik yang dilakukan oleh diri sendiri maupun dengan meminta orang lain untuk mencukurnya. Namun menurutnya, larangan di sini hanya untuk bulu alis dan bulu yang tumbuh di bagian ujung wajah. Sementara itu, apabila di bagian wajah seorang wanita tumbuh bulu kumis atau jenggot, maka hal itu tidak haram untuk dicukur, bahkan sangat disunnahkan.

Demikianlah ancaman keras bagi kaum wanita yang gemar mencukur bulu alis. Oleh karenanya, meski kodrat kaum wanita selalu ingin tampil cantik, namun hal itu tidak lantas melanggar syariat. (Mujiburrahman)