Bolehkah Laki-Laki Bercelak?


Memakai celak memang identik dengan wanita. Celak biasa digunakan untuk memperindah mata. Pertanyaannya, bolehkah laki-laki menggunakan celak? Apa hukumnya?

Jika membaca literatur hadis, dapat dijumpai bahwa Nabi saw. pun memakai celak dan memerintahkan untuk bercelak. Itu artinya, bercelak adalah sunnah, terlepas dari adanya perbedaan pendapat ulama terkait hal ini. Ada banyak hadis yang menjelaskan bahwa Nabi Saw bercelak dan memerintahkan untuk bercelak.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَكْتَحِلُ بِالْإِثْمِدِ كُلَّ لَيْلَةٍ قَبْلَ أَنْ يَنَامَ وَكَانَ يَكْتَحِلُ فِي كُلِّ عَيْنٍ ثَلَاثَةَ أَمْيَالٍ

Dari Ibn Abbas, bahwa Nabi saw. bercelak dengan istmid (batu hitam yang biasa digunakan untuk bercelak), setiap malam tetkala sebelum tidur, dan beliau bercelak tiga kali pada setiap matanya (HR. Ahmad).   

Dalam riwayat lain dikatakan.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : اكْتَحِلُوا بِالإِثْمِدِ فَإِنَّهُ يَجْلُو البَصَرَ

Dari Ibn Abas, bahwa Nabi Saw bersabda: “Bercelaklah kalian dengan itsmid, karena  hal itu dapat membersihkan pandangan dan menumbuhkan bulu mata”. (HR. Muslim).   

Berdasarkan dua hadis di atas, dapat disimpulkan bahwa hukum bercelak bagi laki-laki adalah boleh, bahkan sunnah karena Nabi Saw sendiri bercelak dan memerintahkan untuk bercelak. Demikianlah hukum bercelak bagi laki-laki. (Mujiburrahman)