Tujuh Keuntungan Jadi Orang Yang Bertakwa

Rabu, 19 Juni 2019 hikmah 331 klik
Faza Grafis:Faza

Allah Swt. berfirman, "Dan sungguh, Kami telah memerintahkan (mewasiatkan) kepada orang yang diberi kitab suci sebelum kamu dan (juga) kepadamu agar bertakwa kepada Allah" (Qs. An Nisa: 131).

Imam Al Ghazalli (w. 505 H) dalam kitabnya, Minjahul Abidin, berpendapat bahwa takwa harus menjadi tujuan akhir, ultimate goal, atau cita-cita tertinggi bagi seorang hamba. Allah Swt. telah mengumpulkan seluruh nasihat, petunjuk, metode hidup, peringatan, pelajaran dan pendidikan di dalam satu wasiat tersebut. Dengan takwa, seseorang akan memperoleh segala kebaikan dunia dan akhirat, terpenuhi segala kebutuhan hidup, dan mengantarkan seseorang kepada derajat kemuliaan yang tinggi.

Ditinjau dari segi bahasa "taqwa" berasal dari kata "waqa" yang berarti menjaga, memelihara, dan melindungi. Sedangkan menurut syariat takwa bermakna sebagai menjaga diri dari murka dan siksa Allah Swt. dengan cara menjalankan segala perintah-Nya dan meninggalkan segala larangan-Nya secara zhahir dan bathin.

Bukan tanpa sebab Allah Swt. memerintahkan kepada hamba-hamba-Nya untuk bertakwa. Allah Swt. bermaksud menganugerahkan pemberian-Nya yang agung nan mulia untuk orang-orang yang bertakwa. Al-Qur'an menyebutkan beberapa balasan yang diberikan oleh Allah untuk orang-orang yang bertakwa, yakni:

Pertama, Allah menyertai orang-orang yang bertakwa. Sebagaimana firman-Nya "Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa." (Qs. Al-Baqarah: 194).

Kedua, mendapat ilmu laduni. Allah berfirman, "Dan bertakwalah kepada Allah, Allah memberikan pengajaran kepadamu, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu". (Qs. Al-Baqarah:  282).

Ketiga, mendapat pemahanan atau penjelasan ketika menghadapi permasalahan yang meragukan, penebusan kesalahan dan pengampunan atas dosa-dosa. Firman Allah Swt. "Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan furqan (kemampuan membedakan antara yang hak dan batil) kepadamu dan menghapus segala kesalahanmu dan mengampuni (dosa-dosa)mu. Allah memiliki karunia yang besar". (Qs. Al-Anfal: 29).

Keempat, mendapat keselamatan dari neraka jahanam. Allah Swt. berfirman, "Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam (neraka) dalam keadaan berlutut". (Qs. Maryam: 72).

Kelima, terpelihara dari beban hidup, rezeki senantiasa datang tanpa terduga-duga, senantiasa hidup dalam kemudahan dan mendapat pahala yang mulia pula. Allah Swt. berfirman, "Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan Dia memberinya rejeki dari arah yang tidak disangka-sangka-nya". (Qs. Ath-Thalaq ayat 2-3). Dan Allah berfirman, "Dan barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia menjadikan kemudahan baginya dalam urusannya". (Qs. Ath-Thalaq: 4). Dan Allah berfirman, "barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipatgandakan pahala baginya". (Qs. Ath-Thalaq: 5).Keenam, Dijanjikan surga. Allah Swt. berfirman, "Sungguh, bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya". (Qs. Al-Qalam: 34).

Ketujuh, Kemuliaan di dunia dan akhirat. Allah Swt. berfirman, "Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti". (Qs. Al-Hujurat: 13).

Ganjaran yang telah disebutkan di atas hanya dikhususkan untuk orang-orang yang bertakwa kepada Allah Swt. Wallahu a'lam. (Muhammad Fani, Surakarta)