Tersenyumlah, Ada Energi Positif di Balik Senyuman

Minggu, 22 Desember 2019 hikmah 189 klik
Ida Mahmudah Teks:Ida Mahmudah
Faza Grafis:Faza

Senyum mempunyai kedahsyatan tersendiri. Orang akan merasa sejuk hatinya ketika melihat senyuman. Tentu saja senyuman yang positif. Senyum juga merupakan obat bagi permasalahan hidup yang menjadi beban bagi jiwa, yang mana hal tersebut merupakan racun bagi tubuh.

Allah Swt berfirman :

ولا تصعر خدك للناس ولا تمشي فى الارض مرحا انالله لا يحب كل مختال فخور

Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan dimuka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.”

Ibnu Katsir menjelaskan mengenai ayat tersebut, “janganlah palingkan wajahmu dari orang lain ketika engkau berbicara dengannya atu diajak bicara. Muliakanlah lawan bicaramu dan jangan sombong. Bersikap lemah lembutlah dan berwajah ceialah dihadapan orang lain.”

Dari Abu Hurairah ra,. Bahwa Rasulullah saw bersabda :

انكم لا تسعون الناس باموالكم ولكن ليسعهم بسط الوجه وحسن الخلق (اخرجه الحاكم وصححه)

Sesungguhnya kalian tidak bisa melunakkan hati manusia dengan harta kalian, tetapi kalian bisa melunakkan hati mereka dengan wajah berseri dan akhlak mulia.” (HR. Hakim dan ia menshahihkannya)

Para psikiater sepakat bahwa  banyak pasien masuk rumah sakit jiwa karena mereka sulit untuk tersenyum dan tertawa. Ini bukti bahwa senyum merupakan obat untuk menghilangkan gelisah dan sedih hati. Kekuatan senyum itu dahsyat, membuat jiwa senang dan pikiran nyaman.

Senyum itu mahal harganya bagaikan intan dan berlian. Bahkan mungkin lebih mahal dari itu. Maka sangatlah tepat ketika orang bijak besemboyan : “Jika aku diminta untuk memilih harta atau senyuman maka aku memilih senyuman”. Mereka lebih memilih senyuman karena senyuman merupakan kebahagiaan (“Suara dari Langit”, K.H Agoes Ali Masyhuri hal. 41). (Idah Mahmudah).