Lima Alasan Mengapa Al Quran Perlu Mengisahkan Masa Lalu

Rabu, 8 Januari 2020 hikmah 105 klik
Faza Grafis:Faza

Allah telah menetapkan bahwasanya dalam kisah kaum-kaum terdahulu terdapat hikmah dan pelajaran bagi orang-orang yang berakal. Mereka adalah orang yang mampu merenungi kisah-kisah tersebut, menemukan hikmah dan nasihat yang tersurat maupun yang tersirat di dalamnya, serta menggali pelajaran dan petunjuk hidup dari kisah-kisah tersebut.

Allah memerintahkan agar kita merenunginya, menyuruh untuk meneladani kisah orang-orang yang sholih lagi muslih, serta mengambil metode mereka untuk menyebarkan rahmat Allah ke seluruh alam semesta.

Di antara faedah yang dapat diambil dari kisah-kisah dalam al-Quran seperti yang disebutkan oleh Syekh Manna’ Al Qattan dalam kitabnya yang fenomenal dengan adalah :

  1. Menjelaskan asas dakwah Islam dan pokok-pokok syariat yang dibawa oleh Nabi Muhammad.
  2. Menguatkan hati Rasulullah dan umatnya atas agama Allah (Qs. Hud: 120)
  3. Membenarkan para nabi terdahulu, mengabadikan jejak dan peninggalannya.
  4. Menjadi contoh tentang memperbaiki diri sendiri dan orang lain (Qs. Yusuf: 111)
  5. Menampakkan kebenaran Nabi Muhammad dalam misi dakwahnya dengan mengkabarkan kisah-kisah umat terdahulu.

Hikmah Pengulangan Kisah dalam Al Quran

Pengulangan kisah-kisah dalam Al-Quran tidak semata-mata yang maha agung (Allah SWT) kehabisan tema untuk dibahas dalam Al-Quran, akan tetapi Allah menitipkan pesan tersirat dalam setiap pengulangan kisah-kisahnya, dan dengan  pengulangan kisah tersebut membuat Al-Quran dari sudut pandang balaghah menjadi sangat mempesona untuk dikaji lebih dalam. Menurut Syech Manna’ Al Qattan dalam kitab beliau yang fenomenal tentang kajian Ilmu Al-Quran menyebutkan :

Untuk menjelaskan kehebatan bahasa seni Al-Quran (Balaghah) karena yang unik dari balaghah adalah bisa mengungkapkan sebuah makna dari sudut pandang yang berbeda. Sehingga, ada sebuah pengulangan kisah dalam Al-Quran yang bermaksud sama akan tetapi dari segi balaghahnya berbeda, hal itu sangat banyak di jumpai dalam Al-Quran, hal itu yang membuat Al-Quran menjadi lebih puitis untuk dilantunkannya dan enak didengarnya.

Menunjukan kehebatan mukjizat Al-Quran, pengulangan kisah dalam Al-Quran menjadikan Al-Quran seolah-olah lebih ingin menunjukan keabsahannya bukan dalam teks saja, akan tetapi juga dalam kehidupan sekarang atau selanjutnya.

Memberikan perhatian kusus terhadap kisah-kisah tersebut agar pesan-pesannya dapat menjadi pelajaran untuk diri kita sendiri. Dengan pengulangan kisah, maka otomatis yang membaca Al-Quran dengan menghayati maknanya, maka setiap saat pembaca diingatkan oleh Al-Quran melalui pengulangan kisah-kisah tersebut. 

Perbedaan tujuan dari kisah tersebut diungkapkan, jadi setiap pengulangan kisah selalu ada tujuan yang berbeda.