Empat Arti Kata Rahmah Dalam Al Quran

Kamis, 21 November 2019 hikmah 99 klik
Ida Mahmudah Teks:Ida Mahmudah
Faza Grafis:Faza

Kasih sayang dalam kehidupan ini amatlah diperlukan. Terutama kasih sayang Allah, tentu harus kita dapatkan. Al Quran mengajarkan prinsip prinsip kasih sayang. Al Quran sendiri menggunakan sejumlah istilah untuk menunjukkan arti kasih sayang. Istilah kasih sayang paling popular dalam Al Quran adalah rahmah. Apa saja arti kata rahmah dalam Al Quran? Berikut ringkasannya.

1. Rahmah berarti agama Islam

Allah Swt berfirman,

ولوشآء الله لجعلهم امة وحدة ولكن يدخل من يشآء في رحمته

“Dan kalau Allah menghendaki niscaya Allah menjadikan mereka satu umat (saja), namun Dia memasukkan orang-orang yang dikehendaki-Nya dalam rahmat-Nya dan orang-orang yang dzalim tidak ada bagi mereka seorang pelindung pun dan tidak pula seorang penolong” (Qs. Asy-Syura’: 8)

Rahmah disini bermakna Islam. Allah memasukkan orang-orang yang dikehendaki kedalam rahmah-Nya, berupa hidayah untuk berpegang kepada ajaran Islam. (“Kitab Istigfar”, Kaserun As Rahman hal. 178).

2. Rahmah berarti Al-Qur’an

Allah Swt berfirman,

قل بفضل الله و برحمته فبذالك فليفرحوا

“Katakanlah: ‘dengan karunia Allah dan Rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira’” (Qs. Yunus : 58)

3. Rahmah berarti cinta dan simpati

Allah Swt berfirman,

محمد رسول الله والذين معه اشدآء عل الكفار رحمآء بينهم

“Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan Dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, namun berkasih sayang sesama mereka” (Qs. Al-Fath : 29).

Maksudnya adalah mereka yang saling menyayangi dan saling mencintai satu sama lain, misal seperti anak dengan orang tuanya. (“kitab istigfar”, Kaserun As Rahman hal. 178)

4. Rahmah berarti pengabulan do’a

Allah Swt berfirman,

ذكر رحمة ربك عبده زكريا

“(Yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang rahmat Tuhan kamu kepada hamba-Nya, Zakaria” (Qs. Maryam : 2)

Allah Swt menganugerahkan rahmat kepada hamba dalam berbagai masa, sejak ia berupa nuthfah didalam perut ibunya hingga akhir hayatnya. Allah Swt pula merupakan Zat yang Maha pemurah yang lebih menyayangi para hamba-Nya dibanding seorang Ibu menyayangi anak kecilnya. Allah adalah Zat maha pengasih yang menunjukkan hamba-Nya kepada jalan yang lurus. (Idah Mahmudah).