Coba Deh Bangun Subuh! Kamu Akan Menemukan Hal Ini!


Umat Islam wajib melaksanakan ibadah shalat Subuh. Shalat Subuh dilaksanakan sebanyak dua rakaat sebelum matahari terbit. Shalat Subuh adalah shalat wajib yang paling sedikit jumlah rakaatnya. Lalu, mengapa shalat Subuh hanya dua rakaat? Mengapa ia dilaksanakan menjelang matahari terbit?  

Ibnu Hajar Al-Haitami, dalam kitab Al-Fatawa Al-Fiqhiyyah Al-Kubra, menjelaskan hikmah mengapa shalat Subuh hanya dua rakaat. Menurut beliau hal itu adalah sebagai bentuk kemurahan Allah. Shalat Subuh dilaksanakan sebelum matahari terbit. Waktu tersebut ditandai dengan kondisi udara yang masih bersih, jernih dan segar. Pada saat yang bersamaan, manusia mulai bangun dari tidurnya dalam kondisi badan yang masih lemas akibat proses-proses fisiologis saat tidur. Biasanya, orang yang baru bangun tidur akan merasakan lemas pada tubuhnya. Orang yang baru bangun tidur hendaknya tidak melakukan kegiatan yang ekstrim dalam penggunaan tenaga maupun otot. Tubuh harus diaktifkan secara perlahan melalui gerakan-gerakan ringan. 

Tubuh manusia dirancang bekerja sesuai situasi alam sekitar. Syaraf dan hormon akan diproduksi sesuai kebutuhan. Di antaranya, tubuh akan memproduksi atau menghentikan produksi hormon karena merespon cahaya. Sebelum terbit, sinar matahari terlebih dahulu menerangi alam sekitar. Dimulai dengan fajar kadzib, lalu fajar shadiq yang menjadi penanda masuknya waktu Salat Subuh. Secara bertahap, tubuh manusia merespon kedatangan cahaya matahari dengan mengaktifkan syaraf dan sejumlah hormon penting. Di antaranya hormon kortison, zat aktif yang berfungsi untuk menambah keaktifan tubuh dan mengefektifkan gerakannya serta dapat menambah kadar gula dalam darah. Naiknya produksi hormone ini akan menambah energi yang dibutuhkan oleh tubuh. Pada waktu Subuh, kortison berada pada kadar teringgi, yaitu mencapai 7-22 mikrogram per 100 miliplasma. Sedang, kadar yang paling rendah terjadi pada sore hari, yaitu kurang dari 7 mikrogram per 100 miliplasma. Naiknya produksi hormon kortison pada waktu pagi membantu naiknya tekanan darah. Naiknya tekanan darah, adalah untuk menunjang aktivitas pada siang hari. Biasanya pada pagi hari, setelah matahari terbit, orang akan merasakan kesegaran dan kebugaran. Ini adalah efek bekerjanya hormon kortison. Jam enam sampai jam sembilan adalah waktu potensi yang hendaknya digunakan untuk melakukan kegiatan yang produktif seperti bekerja, belajar, dan lainnya. Di sinilah rahasia sabda Rasulullah saw. yang menganjurkan agar umatnya bekerja pada pagi hari. Beliau bersabda,

بَاكِرُوا طَلَبَ الرِّزْقِ وَالحَوَائِجِ، فَإِنَّ الغُدُوَّ بَرَكَةٌ وَنَجَاحٌ

“Berangkatlah pagi-pagi untuk mencari rizki dan segala kebutuhan. Karena, berangkat bekerja di pagi hari adalah keberkahan dan kesuksesan.” (H.R. Thabrani No. 7.457)

Demikian adalah sekelumit rahasia waktu subuh. Semoga kita dapat mengambil manfaat. Wallahu a’lam. Sumber: Harakah Islamiyah