Doa Ketika Mendengar Nama Muhammad Rasulullah dalam Adzan

Selasa, 25 Desember 2018 doa 944 klik
Faza Grafis:Faza

Azan merupakan sebuah panggilan shalat yang dikumandangkan oleh seseorang yang bersuara lantang. Sebagaimana awal kali sejarah azan yang digagas oleh Umar bin al-Khathab (HR. al-Bukhari dari Ibnu Umar). Dalam redaksinya, azan memuat dua kalimat syahadat. Yang mana saat nama Nabi Muhammad saw disebut –dalam redaksi asyhadu anna Muhammadan Rasûlullâh- secara bersamaan seseorang yang mendengarkannya mencium dua ibu jarinya (jempol). Lalu mengusapkannya ke dua matanya. Hal tersebut sudah menjadi tradisi di kalangan ulama mutaqaddimîn (salaf). 

Tradisi yang sudah menjadi warisan turun temurun ini bertujuan sebagai doa agar kekuatan pandangan selalu terjaga hingga bertambahnya cahaya di kedua bola mata. Oleh karenanya ditemukan beberapa redaksi doa yang dianjurkan saat mengusapkan ibu jari pada kedua mata sesaat setelah mendengar nama Muhammad Rasulullâh. Berikut beberapa redaksi doa yang dianjurkan:

مَرْحَبًا بِحَبِيْبِيْ وَقُرَّةِ عَيْنِيْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Selamat datang kekasihku dan penyejuk mataku, Muhammad putra Abdullah. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan baginya.

صَلَّى اللهُ عَلَيْكَ يَا سَيِّدِيْ يَا رَسُوْلَ اللهِ يَا حَبِيْبَ قَلْبِيْ وَيَا نُوْرَ بَصَرِيْ وَيَا قُرَّةَ عَيْنِي

Semoga Allah melimpahkan rahmat kepadamu wahai panutanku, wahai utusan Allah, wahai kekasih hatiku, wahai cahaya pandanganku, wahai penyejuk mataku.

اللَّهُمَّ احْفَظْ حَدَقَتَيَّ وَنَوِّرْهُمَا بِبَرَكَةِ حَدَقَتَيْ مُحَمَّدٍ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَوِّرْهُمَا

Ya Allah jagalah kedua bola mataku. Berilah keduanya cahaya dengan keberkahan dua bola mata Muhammad Rasulullah saw. 

Ada juga yang hanya menganjurkan untuk membaca shalawat kepada Nabi Muhammad saw saat mendengar nama Muhammad Rasulullâh.

Redaksi doa-doa di atas dibaca ketika mencium jempol tangan dan mengusapkannya pada dua bola mata. Semua redaksi doa tersebut berdasarkan riwayat yang dinukil dari para ulama salaf.

Dari makna yang terkandung dalam doa-doa tersebut sudah tersurat sangat jelas sebuah pengharapan dan permohonan agar pandangan orang yang membacanya diberi cahaya kebaikan, dan cahaya kesejukan. Baik itu pandangan secara fisik (mata lahir) maupun pandangan secara metafisik (mata batin). [] Wallâhu Aʻlam

(Ali Fitriana)