Doa Ketika Angin Kencang dan Badai

Rabu, 12 Desember 2018 doa 13889 klik
Vanny Rosa Grafis:Vanny Rosa

Angin adalah salah satu bukti akan kebesaran Allah SWT, kadang datang dengan membawa berkah tetapi juga kadang datang dengan membawa adzab. Angin yang bertiup dengan kencang sangat membahayakan bagi semua makhluk yang ada di bumi, seperti halnya angin puting beliung, angin topan dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, ketika angin berhembus kencang, kita dianjurkan untuk  berdo’a meminta keselamatan kepada Allah SWT. Agar angin tersebut tidak membahayakan bagi diri kita dan lingkungan. Sebagaimana Rosulullah SAW berdo’a ketika ada angin kencang datang, berikut do’a Rasulullah SAW;

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ

Artinya; “Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini dan kebaikan yang ada padanya dan kebaikan yang dibawanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, keburukan yang ada padanya dan keburukan yang dibawanya."

Dan ketika angin yang kencang itu datang, Rasulullah SAW melarang umatnya berkata kasar dan menghardik angin yang lewat dengan kata-kata makian. Karena dalam angin tersebut ada rahmat dan juga ada adzab, oleh karena itu berdo’alah supaya membawa rahmat bukan membawa adzab.

Hal ini sebagaimana ungkapan Imam Al-Syafi’i dalam kitabnya al-Umm, bahwasanya ketika datang angin kencang Rosulullah SAW berdo’a supaya angin tersebut membawa rahmat dan kebaikan, bukan angin yang membawa kerusakan. Berikut do’anya;

اللَّهُمَّ اجْعَلْهَا رَحْمَةً وَلآتَجْعَلْهَا عَذَابًا، اللَّهُمَّ اجْعَلْهَا رِيَاحًا وَلآتَجْعَلْهَا رِيْحًا

Artinya; “Ya Allah jadikanlah angin ini sebagai Rahmat dan jangan jadikan angin ini sebagai adzab, ya allah jadikanlah angin ini angin yang baik, dan jangan jadikan angin angin yang jahat.”

Itulah doa yang mestinya kita baca saat terjadi angin kencang. Berdoa adalah upaya kita untuk memohon yang terbaik kepada Allah SWT. (Nur Hasan)