Empat Jenis Api yang Ada dalam Diri Manusia

Jumat, 7 Desember 2018 diskusi 757 klik
Hilmy Firdausy Teks:Hilmy Firdausy
Faza Grafis:Faza

Dalam banyak keyakinan, manusia menyimpan elemen-elemen alam semesta dalam dirinya. Elemen-elemen seperti api, air, tanah dan udara mewujud karakter dan sifat kemanusiaan. Ada manusia yang memiliki karakter temperamental, ada juga yang penyabar seperti air, tidak pernah memikirkan sesuatu terlalu rumit seperti udara dan memiliki tekad kuat seperti tanah.

Imam al-Tustari, salah seorang tooh sufi menyebutkan lebih rinci bahwa ada empat jenis api yang tertimbun dalam diri manusia;

1. Nar al-Syahwah

Artinya adalah api syahwat. Menurut Imam al-Tustari, jenis api ini membakar seluruh keinginan, kecenderungan dan kehendakan untuk menuju ketaatan kepada Allah SWT. Api ini membakar dan menghanguskan keinginan kita untuk shalat, membaca al-Qur’an dan ibadah-ibadah lainnya yang berfungsi untuk meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

2. Nar al-Syaqawah

Artinya api kesengsaraan. Tidak hanya membakar dan menghanguskan keinginan untuk mendekat kepada Allah SWT, api jenis ini, menurut Imam al-Tustari adalah api yang mampu membakar habis keimanan seseorang dan tauhidnya kepada Allah SWT. Api inilah yang menyebabkan seseorang menyekutukan Allah SWT.

3. Nar al-Qathi’ah

Artinya api pemutus. Menurut Imam al-Tustari, api jenis ini adalah api yang membakar hati manusia sehingga hatinya tak lagi mampu ditetesi kalam-kalam hikmah dan nasihat orang lain. Hati yang telah terbakar api ini akan keras, tak mampu lagi merasakan dan membedakan baik-benar.

4. Nar al-Mahabbah

Namun dari sekian banyak api yang ada dalam diri manusia, api cinta adalah api yang mampu membakar dan menghanguskan seluruh api yang ada. Cinta seseorang pada sesuatu akan melunturkan seluruh hal sehingga yang tampak hanyalah dirinya dan sesuatu yang dicintainya itu. Inilah cinta para sufi kepada Allah SWT.

Itulah empat jenis api yang ada dalam diri manusia, yang sewaktu-waktu bisa tersulut dan membara. Maka sudah sepatutnya kita harus mengenal diri kita sendiri dan melatihnya agar tidak terbakar oleh api-api yang akan membawa kita jauh dari Allah SWT dan syariatnya. Kira-kira, api apa yang sekarang tengah menyala dalam dirimu?