Tiga Kelompok yang Tidak Akan Pernah Tertimpa Kesedihan

Senin, 17 Desember 2018 dakwah 411 klik
Hilmy Firdausy Teks:Hilmy Firdausy
Faza Grafis:Faza

Kebahagiaan dan kesedihan adalah dua keping kehidupan yang tidak bisa dihindari oleh manusia manapun. Setiap orang pasti pernah merasakan bahagia dan sedih. Biasanya kebahagiaan datang karena apa yang diharapkan, diinginkan dan didambakannya terwujud dan menjadi kenyataan. Sebaliknya, kesedihan biasanya datang karena apa yang diharapkan pupus dan tidak terwujud.

Meskipun begitu, ada beberapa trik yang bisa kita lakukan untuk meminimalisir datangnya kesedihan dalam hidup kita. Menurut para ulama, ada tiga kelompok manusia yang tidak pernah tertimpa kesedihan. Hidupnya selalu dipenuhi kebahagiaan dan kegembiraan. Siapakah mereka?

1. Orang yang berbakti kepada orang tuanya

Berbakti kepada orang tua adalah jaminan dan investasi kebahagiaan yang tidak terbatasi waktu dan ruang. Mungkin secara kasat mata nampaknya lelah mengurusi dan merawat orang tua. Namun di balik itu semua, ada kebahagiaan sejati yang menunggu setiap anak yang berbakti kepada orang tuanya.

2. Orang yang senantiasa berdoa

Berdoa kepada Allah SWT sebagai pemilik segala sesuatu adalah bentuk ketergantungan kita kepadaNya. Senantiasa berdoa, terus-menerus, meminta apa yang kita inginkan sembari menjalankan segala perintah dan menjauhi laranganNya akan membawa ketenangan sendiri bagi seseorang. Ketenangan dan sikap meletakkan segala sesuatu di sisi Allah SWT inilah sumber kebahagiaan yang abadi dan hakiki.

3. Orang yang selalu membaca dan mengawani al-Qur’an

Orang yang senantiasa membaca al-Qur’an, mengawaninya tiap hari bahkan menghafalnya juga termasuk orang yang tidak akan pernah ditimpa kesedihan. Bagaimana manusia akan sedih ketika ia dekat dengan Tuhannya? Berdialog melalui media ayat-ayat al-Qur’an dengan Sang Pemilik dunia dan seisinya? Yang akan hadir hanyalah kebahagiaan, ketenangan hati dan ketentraman dalam menjalani kehidupan.

Itulah tiga kelompok orang yang tidak akan pernah ditimpa kesedihan. Kalaupun mereka sedih, usianya tak akan lama dan berlarut-larut. Dalam waktu yang tak lama, kesedihannya akan hilang dan diganti kebahagiaan.