Lakukan Empat Hal Ini Jika Ingin Mengikuti Sunnah Para Rasul

Senin, 22 Oktober 2018 dakwah 347 klik
Juriyanto Teks:Juriyanto
Faza Grafis:Faza

Para rasul adalah orang-orang pilihan yang diutus oleh Allah untuk memperbaiki laku kehidupan umat manusia. Prilaku mereka dibimbing langsung oleh Allah agar menjadi petunjuk, teladan dan sunah yang perlu kita contoh. Mengikuti prilaku dan sunah mereka berarti mengikuti petunjuk yang telah diberikan oleh Allah.

Dalam kitab Sunan Tirmidzi disebutkan, bahwa ada empat hal termasuk sunah para rasul yang perlu kita lakukan dan kita contoh, sebagaimana telah disabdakan oleh Nabi Saw. berikut;

أَرْبَعٌ مِنْ سُـنَنِ الْمُرْسَلِيْنَ: اَلْحَيَـاءُ، وَالتَّعَطُّرُ، وَالسِّوَاكُ، وَالنِّكَاحُ.

Ada empat hal termasuk sunah para rasul; yaitu rasa malu, memakai wewangian, bersiwak, dan menikah. (HR. Tirmidzi).

Pertama, rasa malu. Imam Ibnu Hajar dalam kitab Fathul Bari mendifinikan rasa malu sebagai karakter yang mendorong seseorang untuk berprilaku baik dan meninggalkan prilaku buruk. Semua para rasul memiliki karakter ini sehingga mereka selalu merasa malu kepada Allah jika berbuat tidak terpuji dan melanggar aturanNya.

Kedua, memakai wewangian. Para rasul sangat suka memakai wewangian. Mereka senantiasa dalam keadaan bersih, suci dan wangi setiap saat terutama ketika sedang beribadah kepada Allah.  Nabi Saw. sendiri sangat suka memakai wewangian. Beliau bersabda;

حُبِّبَ إِلَيَّ مِنْ دُنْيَاكُمُ ثَلَاثٌ النِّسَاءُ وَالطِّيبُ ، وَجُعِلَتْ قُرَّةُ عَيْنِي فِي الصَّلَاةِ

Dijadikan kecintaan pada diriku dari dunia kalian tiga hal, yaitu kepada wanita-wanita dan wewangian, dan dijadikan penyedap pandangan mataku di dalam shalat. (HR. Ahmad dan al-Nasa’i).

Ketiga, bersiwak. Menggosok gigi dengan siwak atau benda lain sangat dianjurkan, terutama sebelum beribadah, seperti shalat atau membaca al-Quran. Selain untuk membersihkan mulut, bersiwak juga mendatangkan keridhaan Allah. Nabi Saw. bersabda;

السِّوَاكُ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ

Bersiwak membuat mulut bersih dan mendatangkan ridha Allah. (HR. Ahmad dan al-Nasa’i).

Keempat, menikah. Selain sunah para rasul, menikah merupakan sunah Nabi Saw. yang diakui secara khusus oleh beliau. Beliau bersabda;

النِّكَاحُ مِنْ سُنَّتِيْ ، فَمَنْ لَمْ يَعْمَل بِسُنَّتِيْ فَلَيْسَ مِنَّيْ

Menikah bagian dari sunahku. Siapa yang tidak melakukan sunahku, maka bukan bagian dari golonganku. (HR. Ibnu Majah).

Dengan demikian, agar kita senantiasa hidup dengan sunah para rasul, maka kita harus berusaha melakukan empat hal tersebut. Semoga kita diberikan kekuatan oleh Allah untuk melakukan empat sunah di atas. (Jurianto)