Inilah Adab-adab Saat Hendak Meninggalkan Madinah

Kamis, 22 Agustus 2019 dakwah 673 klik
Juriyanto Teks:Juriyanto
Faza Grafis:Faza

Tanah haram Madinah merupakan tempat yang pasti disinggahi oleh kaum muslimin saat mereka berangkat menunaikan haji dan umrah. Mereka umumnya berniat untuk melaksanakan shalat di Masjidil Haram dan berziarah ke makam Rasulullah.

Ketika kaum muslimin memasuki kota Madinah, mereka hendaknya masuk dengan menggunakan adab-adab yang telah ditetapkan oleh para ulama. Begitu juga ketika mereka hendak meninggalkannya. Dalam kitab Al-Azkar, Imam Nawawi menetapkan beberapa adab saat hendak meninggalkan Madinah.

Pertama, disunnahkan melaksanakan shalat sunnah dua rakaat di Masjidil Nabawi. Shalat ini bisa dalam bentuk shalat sunnah mutlak, tahiyatul masjid atau shalat sunnah lainnya.

Kedua, berdoa setelah melaksanakan shalat sunnah. Tidak ada doa khusus dalam hal ini. Seseorang boleh berdoa apa saja untuk kebaikan dunia dan akhiratnya.

Ketiga, berziarah ke makam Rasulullah dan mengucapkan salam kepada beliau.

Keempat, berpamitan kepada Rasulullah Saw.

Kelima, kemudian berdoa. Menurut Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumiddin, doa yang dianjurkan saat hendak meninggalkan Madinah adalah sebagai berikut;

اللَّهُمَّ صَلِّى عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ وَلَا تَجْعَلْهُ آخِرَ الْعَهْدِ بِنَبِيِّكَ وَحُطَّ أَوْزَارِي بزِيَارَتِهِ وَأَصْحِبْنِي فِي سَفَرِي السَّلاَمَةَ وَيَسِّرْ رُجُوعِي إِلَى أَهْلِي وَوَطَنِي سَالِمًا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Allohumma sholli ‘ala muhammadin wa ‘ala ali muhammadin wala taj’alhu akhirol ahdi bi nabiyyika wa huttho auzari bi ziyarotihi wash hibni fi safari assalamata wa yassir ruju’i ila ahli wa wathoni ya arhamar rohimin.

Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya dan janganlah menjadikan kunjungan ini sebagai kunjungan akhir kedatanganku kepada nabiMu. Hapuskanlah segala dosaku dengan menziarahinya dan sertakan keselamatan dalam perjalananku ini menuju keluargaku dan tanah airku dengan selamat, wahai Tuhan yang Maha Pengasih dari segala pengasih.

Demikian adab-adab saat hendak meninggalkan kota Madinah. Semoga bermanfaat. (Jurianto).