Hal-Hal yang Harus Kamu Perhatikan Ketika Hendak Melakukan Perjalanan!


Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan, sebelum kita melakukan sebuah perjalanan. Yuk simak penjelasannya!

1. Dibolehkan melakukan perjalanan setiap saat. Rasulullah Saw menyukai perjalanan pada hari kamis. Karena, hari kamis merupakan hari yang penuh berkah dan hari diangkatnya amal perbuatan menuju sang pencipta.

2. Disunnahkan membaca do’a yang senantiasa diucapkan oleh orang-orang yang shalih, salah seorang sahabat pernah melakukan perjalanan dan sebelum melakukan perjalanan ia mendatangi Rasulullah serta berkata:”wahai Rasulullah, doakanlah aku. Rasulullah berdo’a untuknya: Semoga Allah membekali takwa kepadamu. Orang itu berkata lagi: tambahkanlah do’a bagiku. Beliaupun mengucapkan: semoga Allah mengampuni dosamu. Orang tersebut masih berkata: Tambahkan lagi do’a untukku. Kemudian Rasulullah berdo’a: Semoga Allah memberikan kemudahan bagimu di mana saja kamu berada.”

3. Hendaklah orang yang melakukan perjalanan menitipkan orang yang ditinggalkan kepada Allah dengan mengucapkan do’a:

استوعد كم الله الذي لا تضيع وداءعه

“aku titipkan kalian kepada Allah, yang tidak akan hilang segala apa yang dititipkan kepadanya”

Sedangkan keluarga yang ditinggalkan hendaknya juga mendo’akan:

استودع الله دينكم واماناتكم وخواتيم اعمالكم

“aku juga menitipkan agama, amanat dan akhir dari amal perbuatanmu kepada Allah.”

4. Apabila menaiki salah satu sarana transportasi, seperti pesawat, kereta api, mobil maupun binatang, hendaklah ia mengucapkan do’a:

الله اكبر، الله اكبر، الله اكبر، سبحان الذي سخر لنا هذا وما كنا له مقرنين وانا الى ربنا لمنقلبون اللهم انا نسألك في سفرنا هذالبر والتقوى ومن العمل ما ترضى اللهم هون علينا سفرنا هذا واطو عنا بعده اللهم انت الصاحب في السفر والخليفة في الأهل اللهم اني اعوذ بك من وعثاء السفر وكابه المنظر وسوء المنقلب في المال والأهله (رواه مسلم)

“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Mahasuci Allah yang telah menundukkan (kendaraan) ini bagi kami, yang sebelumnya kami tidak kuasai. Kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, kami memohon kebaikan dan ketakwaan dalam perjalanan kami ini serta amal shalih yang Engkau ridhoi. Ya Allah, berikanlah kemudahan kepada kami dalam perjalanan ini, dekatkanlah jarak yang jauh bagi kami. Ya Allah, engkaulah teman dalam perjalanan dan pelindung keluarga. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesusahan perjalanan, tempat kembali yang menyedihkan dan dari pemandangan yang tidak baik. Juga berlindung kepada-Mu terhadap keluarga dan harta benda yang kami tinggalkan.” (HR. Muslim)

5. Sekembali dari perjalanan juga membaca do’a tersebut dengan ditambah do’a berikut ini:

آيبون، تائبون، عابدون، لربن حامدون

“kepada Allah kami kembali, bertaubat, beribaadah dan memuji”

6. Apabila simggah di suatu rumah hendaknya mengucapkan do’a:

اعوذ بكلمات الله التامت كلها من شر ما خلق (رواه مسلم)

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna secara keseluruhan dan dari kejahatan yang telah diciptakan.” (HR. Muslim)

7. Diharamkan bagi wanita muslimah melakukan perjalanan sendirian, tanpa adanya suami atau muhrim yang mendampingu perjalanannya.

“janganlah seorang laki-laki menyendiri dengan seorang wanita, kecuali bersamanya seorang muslim, dan jangan pula seorang wanita bepergian kecuali bersama muhrimnya. Kemudian  seorang laki-laki bertanya kepada beliau: wahai Rasulullah, sesungguhnya istriku pergi menunaikan ibadah haji. Sedangkan aku mengikuti pperang ini dan itu? Maka Rasulullah menjawab: pergilah menunaikan ibadah haji bersama istrimu.” (HR. Ahmad, Al-Bukhari dan Ibnu Hajar).  (Ida Mahmudah)