Fatwa Habib Salim bin Jindan Tentang Belajar Bahasa Arab

Sabtu, 19 Oktober 2019 dakwah 163 klik
M. Khoirul Huda Teks:M. Khoirul Huda
Faza Grafis:Faza

Bahasa Arab bukan saja bahasa komunitas bangsa Arab. Tetapi ia memiliki nilai tersendiri bagi umat Islam. Sumber ajaran Islam berbahasa Arab. Bisa dikatakan jika bahasa Arab adalah bahasa agama. Mempelajarinya mempunyai nilai tersendiri. Hal ini sebagaimana ditegaskan oleh Habib Salim bin Jindan dalam kitabnya, Al Ilmam Bi Ma’rifat Al Fatawa Wa Al Ahkam. Sebuah kumpulan fatwa tentang berbagai persoalan yang dihadapi umat Islam.

Pandangan Habib Salim bin Jindan tentang bahasa Arab tersebut termuat dalam fatwa beliau tentang hukum berkhutbah dengan menggunakan bahasa daerah. Sekalipun pada akhirnya beliau membolehkan penggunaan bahasa daerah untuk menyampaikan khutbah, sebagaimana pandangan sebagian ulama mazhad Syafi’i, tetapi beliau menekankan pentingnya umat Islam mempelajari bahasa Arab. Beliau menulis:

اعْلَمْ أَنَ مَعْرِفَةَ اللًغَةِ العَرَبِيَةِ وَاجِبَةٌ عَلَى كُلِ مُسْلِمٍ كَمَا نَصَ عَلىَ وُجُوْبِ تَعَلُمِهَا الشَافِعِي فِي الرَسَالَة وَأَحْمَدُ بنُ حَنْبَل وَأَبُو زُرْعَة وَأَبُو بَكْرٍ المَرْوَزِي وَإِسْحَاقُ بنُ رَاهُويَه وَغَيْرُهم لِأَنَ فَهْمَ الدِيْنِ وَإِقَامَة شَعَائِرِه وَأدَاء فَرَائِضِهِ كُل دَلِكَ مَوْقُوْفٌ عَلَى فَهْمِ هَدِهِ اللُغَة وَلاَ تَصِحُ إِلَا بِهَا

Ketahuilah bahwa mengenal bahasa Arab adalah kewajiban setiap Muslim sebagaimana ditegaskan Al Syafi’i dalam kitab Al Risalah, Ahmad bin Hanbal, Abu Zur’ah, Abu Bakr Al Marwazi, Ishaq bin Rahuyah, dan lainnya. Karena pemahaman terhadap agama, penegakan syiar syiar agama, dan pelaksanaan kewajiban agama tergantung pada bahasa ini dan tidak sah kecuali dengan bahasa ini. (Al Ilmam Bi Ma’rifat Al Fatawa Wa Al Ahkam)

Kitab Al Ilmam Bi Ma’rifat Al Fatawa Wa Al Ahkam sampai saat ini masih berbentuk manuskrip. Pada tahun 2019, Ustadz Ibnu Kharish, mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah meneliti naskahnya dalam penyusunan tesisnya. Hasilnya, selain kajian terhadap fatwa fatwa hukum Habib Salim bin Jindan, juga naskah kitab Al Ilmam dalam edisi yang telah disunting. Sayangnya, kitab ini belum ada yang menerbitkan. Padahal kitab tersebut sangat penting untuk mengetahui pandangan kaum sayid terhadap berbagai persoalan masyarakat Muslim saat itu. Pandangan Habib Salim bin Jindan terhadap hukum belajar bahasa Arab, sebagaimana disebut di atas, adalah salah satunya. Jarang ada ulama Nusantara yang memiliki perhatian terhadap masalah tersebut. Sekalipun mereka mempelajarinya, mengajarkannya, tetapi belum banyak yang menegaskan hukum mempelajarinya seeksplisit Habib Salim bin Jindan. (M. Khoirul Huda)