Empat Sunnah Para Rasul yang Harus Kamu Ketahui!

Senin, 30 Juli 2018 dakwah 3493 klik
Hilmy Firdausy Teks:Hilmy Firdausy
Faza Grafis:Faza

Nabi Muhammad SAW bersabda:

أَرْبَعٌ مِنْ سُنَنِ الْمُرْسَلِينَ الحَيَاءُ وَالتَّعَطُّرُ وَالسِّوَاكُ وَالنِّكَاحُ.

Empat hal yang merupakan sunnah para rasul: malu, wewangian, siwak dan nikah” (HR. at-Tirmidzi)

Yang dimaksud dengan sunnah para rasul dalam hadis di atas adalah kebiasaan yang dilakukan dan ditradisikan oleh para utusan Allah. Kebiasaan-kebiasaan ini adalah kebiasaan baik dan positif, yang selayaknya juga ditradisikan serta dibiasakan oleh hamba Allah secara umum, dan Umat Islam secara khusus.

Hal pertama adalah malu. Malu, dalam salah satu riwayat sahih, merupakan indicator keimanan seseorang. Orang yang memiliki sifat malu yang besar, akan tercegah dari melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak etis dan melanggar aturan. Tentu malu di sini dalam konteks melakukan pekerjaan yang tercela, bukan dalam konteks belajar atau pekerjaan baik lainnya. Dalam belajar, seorang tidak boleh malu. Tapi ketika hendak melakukan maksiat, seseorang harus malu.

Yang kedua adalah memakai wangi-wangian. Islam, sebagaimana yang kita, adalah agama yang menganjurkan umatnya untuk terlihat rapi, menarik dan wangi. Mengapa demikian? Agar orang-orang yang dekat dengan kita tidak rishi. Faktor penampilan adalah satu unsur penting dalam dakwah. Kalau orang Islam kotor, bau dan dekil, maka orang-orang akan menjauh dan berpikir bahwa Islam adalah Agama yang tidak mengajarkan nilai-nilai kebersihan.

Yang ketiga adalah memakai siwak. Dalam sebuah riwayat sahih, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, “andaikan tidak menyulitkan, niscaya aku akan mewajibkan siwak kepada umatku”. Pengandaian Nabi ini adalah tanda bahwa siwak memiliki banyak keutamaan. Oleh karena itu, bersiwak dijadikan ibadah sunnah. Ketika seseorang bersiwak sebelum salat, maka dia akan mendapatkan pahala.

Dan yang terakhir adalah menikah. Menikah adalah salah satu tradisi para rasul. Nabi Muhammad Saw dan utusan Allah yang lain tidak rela ummatnya hidup menjomblo. Maka anjuran untuk menikah banyak kita temukan dalam hadis-hadis Nabi. Nabi Muhammad juga pernah bersabda kalau menikah adalah separuh dari agama. Dengan menikah, umat Islam akan bertambah banyak. Dan Nabi Muhammad akan sangat bahagia jika kelak di hari kiamat bertemu dengan ummatnya yang sangat banyak itu.

Inilah empat hal yang merupakan kebiasaan para rasul, yang seyogyanya juga harus coba kita biasakan dan lakukan.[]